Komunikasi Pemasaran Empal Gentong H. Apud Dalam Meningkatkan Jumlah Konsumen Di Kabupaten Cirebon

  • Dian Andriani FISIP Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon

Abstract

Penelitian ini berjudul, “Komunikasi Pemasaran Empal Gentong H. Apud dalam Meningkatkan Jumlah Konsumen di Kabupaten Cirebon” yang mana dengan tujuan untuk mengetahui komunikasi pemasaran dalam meningkatkan jumlah konsumen, hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi oleh pengelola Empal Gentong H. Apud, apa saja faktor yang mendukung dalam melaksanakan komunikasi pemasaran Empal Gentong H. Apud. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan teknik pengumpulan data studi pustaka, observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Penelitian ini mengambil sampel rumah makan Empal Gentong H. Apud, dengan informan divisi marketing, pegawai dan beberapa konsumen. Dan hasil dari penelitian ini ternyata marketing yang digunakan adalah dengan pemasangan iklan, kegiatan promosi penjualan, aktifitas penjualan pribadi, kegiatan humas dan pemasaran langsung. Hambatan atau kendala yang dihadapi dalam menjalankan aktifitas komunikasi pemasaran adalah kurangnya SDM, factor cuaca dan beberapa keluhan dari konsumen. Sedangkan factor pendukungnya yaitu dengan memanfaatkan pemasangan iklan pada media cetak dan internet juga pada aktifitas hubungan masyarakat serta sosialisasi yang dilakukan oleh semua crew rumah makan Empal Gentong H. Apud, selain itu factor dalam mengatasi hambatannya yaitu dengan membuat kotak saran sebagai wadah dalam menyampai kankeluhan dari konsumen.


 


Kata kunci: Komunikasi pemasaran, rumah makan Empal Gentong H. Apud, Konsumen.

Published
Apr 29, 2020
How to Cite
ANDRIANI, Dian. Komunikasi Pemasaran Empal Gentong H. Apud Dalam Meningkatkan Jumlah Konsumen Di Kabupaten Cirebon. JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 32-37, apr. 2020. ISSN 2721-2246. Available at: <http://jurnal.syntaximperatif.co.id/index.php/syntax-imperatif/article/view/24>. Date accessed: 13 july 2020.