EFISTEMOLOGI KOMUNIKASI DALAM ALQURAN

  • A Badru Rifa’i Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Persis Bandung

Abstract

Banyaknya teori-teori yang ditemukan oleh tokoh-tokoh ilmu komunikasi itu senantiasa bermunculan dan beragam yang sepertinya juga membingungkan, karena teori-teori yang mereka temukan adalah berdasarkan pengalaman, pengamatan subjektif dan terutama realitas social yang senantiasa berubah dan banyak factor yang mempengaruhinya, misalnya permasalahan ekonomi, era globalisasi dan informasi, dan oleh pesatnya teknologi. Dalam penelitian ini, peneliti mengguanakn metode studi pustaka (library research) terhadap lafadz-lafadz qaulan yang ada dalam Alquran. Lafadz-lafadz tersebut dianalisa dengan berbagai sumber kitab tafsir dan sumber pustaka lainnya. Hasil pembahasan yang terdapat dihasilkan dari penelitian ini Pertama, Dua lafazh qawlan pada periode pertama (ayat-ayat makiyyah) merupakan gambaran dimana kita berada pada posisi syarat sosial di bawah. Kedua, Ketika melihat konteks pewahyuaan dari ayat-ayat yang mengandung qawlan maka dapat di ambil makna sebagai berikut: (1) Ayat pertama Qawlan layyinan ini termasuk tahapan pertama diantara prinsip-prinsip yang terdapat pada ayat lain. (2) Ayat kedua qawlan kariiman : perkataan yang mulia perkataan yang baik dan sopan, (3) Ayat ketiga qawlan maysuran: ucapan yang pantas yakni ucapan yang lemah lembut. (4) Ayat keempat qawlan marufan mengandung makna tepat janji dan menggunakan metode yang baik, karena dengan metode yang baik akan menghasilkan suatu kebaikan. (5) Ayat kelima Ayat ini mengindikasikan komunikasi Sentuhan pendidikan, diharapkan bisa menjadikan bekal dan pelajaran hidup bagi komunikan.

Published
Jul 27, 2021
How to Cite
RIFA’I, A Badru. EFISTEMOLOGI KOMUNIKASI DALAM ALQURAN. JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, [S.l.], v. 2, n. 04, p. 71-85, july 2021. ISSN 2721-2246. Available at: <http://jurnal.syntaximperatif.co.id/index.php/syntax-imperatif/article/view/87>. Date accessed: 19 sep. 2021. doi: http://dx.doi.org/10.36418/syntax-imperatif.v2i04.87.