PENERAPAN DECISION MAKING KEPEMIMPINAN DI MA AL-KARIMIYAH SAWANGAN DEPOK

  • Acep Nurullah Universitas Islam Nusantara Bandung
  • Ahmad Fatih Universitas Islam Nusantara Bandung

Abstract

Pengambilan keputusan yang cepat, tepat dan efisien sangat diperlukan dalam memimpin sebuah lembaga pendidikan, supaya proses pendidikan bisa berlangsung dengan efektif dan tepat sasaran. Saat mengambil keputusan, dapat didasarkan dan landasan oleh empat hal, yaitu teologis, filosofis, psikogis dan sosiologis. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana penerapan decision making di MA Al-Karimiyah Sawangan Depok, dan apakah menitik beratkan pengambilan keputusannya kepada landasan teologis, filosofis, psikologis atau sesiologis. MA Al-Karimiyah berusaha mencari tujuan-tujuan pendidikan dan metode di masa datang tanpa meninggalkan tradisi kebaikan dari masa lalu sebagai pengejewantaha dari “Al-Muhafadzatu Alal Qodimis Sholih Wal-Akhdzu Bil Jadidil Ashlah”. MA Al-Karimiyah dalam decision making landasan teologis menerapkan dalam setiap pengambilan keputusan pemimpin atau ketua menempuh jalur musyawarah dan bertanggung-jawab dengan melibatkan berbagai lapisan stekholder, dalam hal ini terutama guru. Secara psikologis, keterlibatan stekholder dalam musyawarah bisa menumuhkan motivasi, gairah dan tanggungjawab untuk turut serta melakukan keputusan dengan melibarkan semua elemen. MA Al-Karimiyah dalam decision making dengan landasan sosiologis sangat partisipatif karena hubungan yang terjalin selama ini adalah hubungan keluarga besar yang dinaungi oleh sistem dan ilmu dari pesantren yang sarat akan nilai-nilai egaliter dengan prinsip sosiologi.

Published
Sep 27, 2021
How to Cite
NURULLAH, Acep; FATIH, Ahmad. PENERAPAN DECISION MAKING KEPEMIMPINAN DI MA AL-KARIMIYAH SAWANGAN DEPOK. JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, [S.l.], v. 2, n. 05, p. 182-196, sep. 2021. ISSN 2721-2246. Available at: <http://jurnal.syntaximperatif.co.id/index.php/syntax-imperatif/article/view/88>. Date accessed: 22 oct. 2021. doi: http://dx.doi.org/10.36418/syntax-imperatif.v2i05.88.