Transformasi Konflik dalam Surah Yusuf

Analisis Berdasarkan Teori Segitiga Konflik Johan Galtung

Authors

  • Saptanadi Yudistira UIN Sunan Gunung Djati, Bandung, Indonesia, Indonesia
  • Wildan Taufiq UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Ahmad Izzan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v7i4.1182

Keywords:

Johan Galtung, Peacebuilding Qur’ani, Segitiga Konflik, Surah Yusuf, Transformasi Konflik

Abstract

Konflik merupakan bagian dari kehidupan manusia yang dalam perspektif Al-Qur'an dapat ditransformasikan menuju perdamaian. Surah Yusuf menyajikan narasi konflik yang utuh, mulai dari kemunculan hingga rekonsiliasi, sehingga relevan dikaji melalui perspektif transformasi konflik. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika transformasi konflik dalam Surah Yusuf menggunakan Teori Segitiga Konflik Johan Galtung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan metode tafsir maudhui model surah tunggal. Data primer berupa Surah Yusuf dianalisis secara tematik dengan didukung kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer sebagai sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi konflik berlangsung melalui lima fase, yaitu konflik laten menuju manifes, eskalasi, puncak konflik, pembalikan dan de-eskalasi, serta rekonsiliasi. Analisis berdasarkan Teori Segitiga Konflik Galtung menunjukkan bahwa konflik berkembang melalui interaksi contradiction, attitude, dan behaviour, kemudian bertransformasi secara bertahap hingga mencapai positive peace yang ditandai oleh pengakuan kesalahan, pemaafan, dan pemulihan hubungan keluarga. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa Surah Yusuf tidak hanya menggambarkan penyelesaian konflik, tetapi menawarkan model konseptual peacebuilding Qur'ani yang berlandaskan transformasi moral (islah al-nafs), pemulihan relasi keluarga (islah al-usrah), dan kemaslahatan sosial (islah al-ijtima'i). Temuan ini memperluas penerapan Teori Segitiga Konflik Johan Galtung dalam kajian tafsir Al-Qur'an sekaligus berkontribusi pada pengembangan studi konflik, resolusi konflik, dan pembangunan perdamaian berbasis nilai-nilai Qur'ani.

References

Abdullah, M., & Sayyed, M. (2024). A Study of Narrative Techniques in Surah Yusuf: Semantic and Communicative Perspectives. Global Social Sciences Review, 9(4), 51–63. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31703/gssr

al-Razi, F. M. bin U. (1981). Mafatih al-Ghaib (1st ed.). Dar al-Fikr.

Al-Suyuthi, J. al-D. A. al-R. (2006). Lubab al-Nuqul fi Asbab al-Nuzul. Dar al-Kitab al-’Arabi.

Al-Zuhaili, W. (2018). al-Tafsir al-Munir fi al-Aqidah wa al-Syari’ah wa al-Manhaj (14th ed.). Dar Al-Fikr.

Ansyori, M. I., Hamdanah, & Maznur. (2025). Pengembangan metode dan Pendekatan studi al-Qur’an: analisis tafsir klasik, interdisipliner dan hermeneutika modern. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 10.

Bandura, A. (2017). Moral disengagement in the perpetration of inhumanities. In Recent developments in criminological theory (pp. 135–152). Routledge. https://doi.org/10.1207/s15327957pspr0303_3

Davis, I., & Cruz, P. C. (2025). 2. Armed conflict and conflict management. Stockholm International Peace Research Insitute (SIPRI), SIPRI Yearbook 2025: Armaments, Disarmament and International Security, 2(June 2024), 64. https://www.sipri.org/yearbook/2025/02.

Drago, A. (2023). Comparing Galtung’s Theory of conflict resolution with Freud’s Psychoanalytical Theory. Cuadernos de Información y Comunicación, 28, 57. https://doi.org/10.5209/ciyc.88843

Fasieh, R., & Irwan, M. (2019). Analisis Unsur-Unsur Intrinsik pada Kisah Nabi Yusuf as dalam Al-Qur’an Melalui Pendekatan Kesusastraan Moderen. Jurnal Al-Ibrah, 8(1), 93–107.

Galtung, J. (1969). Violence, peace, and peace research. Journal of Peace Research, 6(3), 167–191. https://doi.org/https://doi.org/10.1177/002234336900600301.

Galtung, J. (1996). Peace by peaceful means: Peace and conflict, development and civilization.

Galtung, J. (2004). Transcend and transform: An introduction to conflict work. (No Title).

Galtung, J., & Fischer, D. (2013). Positive and negative peace. In Johan Galtung: Pioneer of peace research (pp. 173–178). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-642-32481-9_17

Ibn ’Asyur, M. ibn T. (1984). Tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir. al-Dar al-Tunisiyyah li al-Nasyr.

Kathir, I. (2000). Tafsir Al-Qur’an al-’Adzim (1st ed.). Dar Ibn Hazm.

Kemenko PMK Gelar Rapat Koordinasi Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Melalui Bimbingan Perkawinan dan Pelayanan Kesehatan. (2024). KEMENKO PMK Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan Republik Indonesia. https://www.kemenkopmk.go.id/kemenko-pmk-gelar-rapat-koordinasi-penyiapan-kehidupan-berkeluarga-melalui-bimbingan-perkawinan-dan

Khaswara, F., & Hambali, R. Y. A. (2021). Conflict Theory According to Johan Galtung. Gunung Djati Conference Series, 4, 650–661.

Langgai, N., Yahiji, K., Thalib, R., & Daud, I. (2025). Manajemen Konflik dalam Perspektif Al-Qur’an (Studi Kasus Kisah Para Nabi): Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 4752–4759. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.763

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. sage.

Mufrida, I. E. (2024). Perselisihan dan Pertengkaran jadi Faktor Utama Penceraian di Indonesia. GoodStats. https://goodstats.id/article/perselisihan-dan-pertengkaran-jadi-faktor-utama-perceraian-di-indonesia-jsmD6

Muslim, M. (2000). Mabahits fi al-Tafsir al-Maudhu’i (3rd ed.). Dar al-Qalam.

Mustaqim, A., & Khalid, M. (2021). Psychological Nuance in QS Yusuf: A Study on Thematic Tafseer with Psychological Approach. Ulul Albab, 22(1), 142. https://doi.org/10.18860/UA.V22I1.10228

Pattipeilhy, S. C. H. (2021). Perdamaian Negatif dalam Kegagalan Resolusi Dewan Keamanan PBB dalam Konflik Suriah 2011-2019. Jurnal Hubungan Internasional, 14(2), 188–206.

Rustam, N. A. (2023). Struktur Naratif Pada Kisah Nabi Yusuf Dalam Al Quran Melalui Pendekatan Naratologi. Tsaqofiya: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Arab, 5(1), 57–73. https://doi.org/10.21154/tsaqofiya.v5i1.187

Shihab, M. Q. (2013). Kaidah tafsir (A. Syakur Dj (Ed.); 4th ed.). Lentera Hati Group.

Wani, N. U. I. (2023). Peace and conflict resolution in Islam: A perspective building. Indonesian Journal of Interdisciplinary Islamic Studies (IJIIS).

Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia

Downloads

Published

2026-09-15

How to Cite

Yudistira, S., Taufiq, W., & Izzan, A. (2026). Transformasi Konflik dalam Surah Yusuf: Analisis Berdasarkan Teori Segitiga Konflik Johan Galtung. JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 7(4), 888–901. https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v7i4.1182

Citation Check

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.