Media Sosial Sebagai Agen Sosialisasi Nilai Keislaman: Representasi dan Negosiasi Busana Muslim di Instagram
DOI:
https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v6i6.940Keywords:
Media Sosial, Instagram, Busana Muslim, Hijab, Identitas Religius, Budaya DigitalAbstract
Artikel ini mengkaji peran media sosial, khususnya Instagram, sebagai agen sosialisasi nilai keislaman dalam praktik berpakaian muslimah di Indonesia. Berangkat dari fenomena berkembangnya tren busana muslim dan hijab di ruang digital, penelitian ini menempatkan Instagram sebagai arena representasi, negosiasi identitas, sekaligus komodifikasi simbol religius. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui studi kasus terhadap akun-akun hijaber populer dan komunitas hijabers, artikel ini menunjukkan bahwa praktik berpakaian Islami di Instagram tidak hanya mencerminkan kepatuhan terhadap syariat, tetapi juga dipengaruhi oleh logika estetika digital, budaya populer, dan industri fesyen. Hasil kajian menunjukkan adanya pergeseran makna busana muslim dari simbol kesalehan menuju identitas religius-modern yang bersifat cair dan performatif. Meskipun Instagram berfungsi efektif sebagai medium dakwah kultural dan edukasi nilai keislaman, platform ini juga berpotensi mendorong perilaku konsumtif dan reduksi makna spiritual. Artikel ini berargumen bahwa praktik berpakaian Islami di media sosial merupakan hasil negosiasi berkelanjutan antara nilai agama, identitas sosial, dan dinamika kapitalisme digital.
References
Al-Qur’anul Karim Q.S An nur ayat 31 dan Al Ahzab ayat 59.
Hidayat, A. (2017). Busana Muslim dan Identitas Perempuan Muslimah di Era Modern. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Karim, N. (2019). Islam, Media, dan Budaya Populer. Jakarta: Prenadamedia Group.
Rakhmat, J. (2011). Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Suryana, I. (2020). “Hijab dan Media Sosial: Fenomena Fashion Islami di Indonesia”. Jurnal Komunikasi Islam, 10(2), 123–138.
Abdul Halim Abu Syuqqoh, Kebebasan Wanita, Jilid IV hal, 95 Shahih al-Jami‘ ash-shoghir, hadist no. 2329.
L. A. Saraswati, “Hijabers dan Media Sosial: Representasi Identitas Muslimah di Instagram,” Jurnal Komunikasi 12, no. 2 (2018): 145–156.
R. Rachmah, “Representasi Gaya Hidup Religius dalam Akun Instagram @hijabfestindonesia,” Jurnal Ilmu Komunikasi 14, no. 1 (2020): 77–88.
R. Fitria, “Terpaan Media Sosial dan Perilaku Konsumtif Pakaian Muslimah di Kalangan Mahasiswi,” Jurnal Komunikasi 9, no. 2 (2021): 77–88.
Stuart Hall, Representation: Cultural Representations and Signifying Practices (London: Sage, 1997), 15.
Jean Baudrillard, The Consumer Society: Myths and Structures (London: Sage, 1998), 74.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Hendra Prasetia, Feggy Nurdiyansah, Ahmad Sarbini, Asep Iwan Setiawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






