Strategi Satgas Kompi Zeni Kontingen Garuda XX dalam Operasi Pemeliharaan Perdamaian di Republik Demokratik Kongo

Authors

  • Basor Hermawan Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Bogor, Indonesia, Indonesia
  • Ansori Ansori Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Bogor, Indonesia, Indonesia
  • Erry Herman Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Bogor, Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v7i3.1144

Keywords:

Satgas Kompi Zeni, Kontingen Garuda, Operasi Pemeliharaan Perdamaian, MONUSCO, Dukungan Logistik dan Materiel, Strategi Progresif

Abstract

Penelitian ini membahas strategi Satgas Kompi Zeni Kontingen Garuda XX dalam mencapai keberhasilan tugas operasi pemeliharaan perdamaian dunia di Republik Demokratik Kongo. Permasalahan penelitian dilatarbelakangi oleh kompleksitas tugas Satgas Kizi dalam misi MONUSCO, terutama pada aspek kemampuan personel, dukungan logistik dan materiel, serta dinamika ancaman di daerah operasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan personel Satgas Kizi dalam melaksanakan tugas engineering, menganalisis kondisi aktual dukungan logistik dan materiel, serta merumuskan strategi yang tepat untuk mendukung keberhasilan misi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, observasi, dan triangulasi terhadap informan yang berasal dari unsur pimpinan, staf operasi, staf logistik, dan personel Satgas. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan perumusan strategi dilakukan melalui analisis SWOT dengan Matriks IFAS dan EFAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa personel Satgas memiliki kemampuan teknis dan profesionalisme yang memadai, namun masih menghadapi keterbatasan kemampuan bahasa asing, unsur pengamanan, risiko kesehatan, keterbatasan suku cadang, usia alat berat yang tua, serta lambatnya proses disposal materiel. Hasil analisis menunjukkan Satgas berada pada Kuadran I, sehingga strategi yang direkomendasikan adalah strategi progresif melalui modernisasi alat berat, penguatan logistik, sistem pengamanan, dan peningkatan kompetensi personel

References

Adhiguna, A. R. (2025). Peran TNI AD sebagai instrumen diplomasi pertahanan: Studi kasus misi perdamaian PBB di Afrika (MONUSCO) tahun 2021–2022. Diplomacy and Global Security Journal, 2(2), 517–530. https://doi.org/10.36859/dgsj.v2i2.4586

Cook, C. R. (2013). Diamonds and genocide: American, British, and French press coverage of the Second Congo War. SAGE Open, 3(3).

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. SAGE Publications.

Eikmeier, D. C. (2007). A logical method for center-of-gravity analysis. Military Review, 87(5), 62–66.

Hammarberg, K., Kirkman, M., & de Lacey, S. (2016). Qualitative research methods: When to use them and how to judge them. Human Reproduction, 31(3), 498–501. https://doi.org/10.1093/humrep/dev334

Maeresera, S., & Zengeni, K. T. (2017). Recurring armed conflict in the Eastern Democratic Republic of Congo: An insight into the SADC intervention problematique. Journal of International Studies, 13.

Mayaut, F., Tahamata, L. C. O., & Leatemia, W. (2022). Perlindungan hukum internasional bagi pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa. TATOHI Jurnal Ilmu Hukum, 2(10), 1004–1017.

Priastanto, Y., Subagyo, A., & Sulaiman, Y. (2024). Operasi perdamaian Kompi Zeni Kontingen Garuda dalam resolusi konflik di Republik Demokratik Kongo: Studi kasus pembangunan wilayah Provinsi Beni. Diplomacy and Global Security Journal: Jurnal Mahasiswa Magister Hubungan Internasional, 1(1). https://doi.org/10.36859/dgsj.v1i1.2858

Russo, J. (2021). Militarised peacekeeping: Lessons from the Democratic Republic of the Congo. Third World Quarterly, 42(12), 3070–3086. https://doi.org/10.1080/01436597.2021.1992272

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Triastuti, E., Afifuddin, M., & Sutanto, R. (2026). Analisis pemberdayaan prajurit perempuan dalam misi perdamaian dunia: Studi kasus Satuan Tugas Batalyon Gerak Cepat TNI Kontingen Garuda XXXIX-C MONUSCO TA 2021–2022. GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan, 13(2), 144.

Turner, T. (1997). Kabila returns, in a cloud of uncertainty. African Studies Quarterly, 1(3).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia.

Viljoen, J. M. (2019). Decolonising violence through the ineffable: The case of Africa’s world war. African Identities, 17(1), 18–35. https://doi.org/10.1080/14725843.2019.1607719

Windiyanto, R. D., Saptono, E., & Hipdizah. (2025). Strategi penyiapan Satuan Zeni TNI dalam meningkatkan keberhasilan tugas misi MONUSCO PBB pada penugasan yang sama. Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 9(3), 1316–1325. https://doi.org/10.31604/jim.v9i3.2025.1316-1325

Zulham, M., & Darmawan, H. (2025). The role of MONUSCO through the Indonesian Army Engineering Company (Kompi Zeni TNI AD) in conflict resolution in the Democratic Republic of the Congo. Jurnal Tapis: Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam, 21(2), 53–69. https://doi.org/10.24042/tps.v22i2.28936

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Hermawan, B., Ansori, A., & Herman, E. (2026). Strategi Satgas Kompi Zeni Kontingen Garuda XX dalam Operasi Pemeliharaan Perdamaian di Republik Demokratik Kongo. JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 7(3), 610–619. https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v7i3.1144

Citation Check

Similar Articles

<< < 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.