Representasi Emosi Penyesalan melalui Sinematografi Film Sore: Istri dari Masa Depan: Analisis Semiotika Roland Barthes
DOI:
https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v7i4.1212Keywords:
Semiotika Roland Barthes, Representasi, Penyesalan, Sinematografi, FilmAbstract
Film menyampaikan emosi bukan hanya melalui dialog, tetapi juga melalui teknik sinematografi sebagai sistem tanda visual. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi emosi negatif berupa penyesalan dalam film Sore: Istri dari Masa Depan. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivis, metode kualitatif interpretatif, semiotika Roland Barthes, dan Teori Konstruksi Realitas Sosial. Data primer diperoleh melalui observasi berulang dan dokumentasi lima adegan yang dipilih secara purposif; data sekunder berasal dari literatur akademik. Analisis mencakup ukuran bidikan, sudut kamera, pencahayaan, komposisi, fokus, dan tanda visual pada tataran denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil menunjukkan bahwa bingkai jendela menandai keterasingan, pencahayaan redup dan asap rokok menandai pergulatan batin, close-up dan latar kabur menandai penderitaan intim, gestur menunduk menandai pengakuan kesalahan, sedangkan pencahayaan terang berlatar biru menandai penerimaan diri. Temuan tersebut menunjukkan konsistensi perubahan visual sepanjang perkembangan naratif tokoh. Penelitian menyimpulkan bahwa teknik pengambilan gambar mengonstruksi perjalanan emosi dari rasa bersalah menuju refleksi dan penerimaan diri tanpa bergantung pada dialog verbal.
References
Aidil Akbar, F. (2024). Teknik Pengambilan Gambar (Angle) dalam Memberikan Makna dan Emosi yang Disampaikan pada Film Pendek Sabda Rindu. Universitas Dharma Andalas.
Arsani, J., Erlangga, C. Y., & Bastian, Y. (2025). Representasi Unsur Misteri Dalam Poster Drama Light Shop: Kajian Semiotika Roland Barthes. AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 6(1), 747–760.
Arsyad, M. H., & Pradhono, C. (2025). Komposisi frame within frame untuk memperkuat keterasingan tokoh utama dalam film Bayang. Ezra Science Bulletin, 3(1), 841–859. https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.312
Astuti, H., Sumartono, S., & Kurnia, F. H. (2019). Makna pesan moral dalam serial kartun Naruto Shippuden (analisis semiotika Roland Barthes). KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 16(2).
Dirgantara, R. (2024). Semiotics analysis in reading sign of a film. Enrich: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra Dan Linguistik, 5(2), 65–74.
Jackson, B. (2023). Embodied figuration and character emotion in cinema: The role of embodied affective cues. Baltic Screen Media Review, 11, 106–127.
Kurniawan, G., & Jupriani, J. (2023). Analisis representasi dan interpretasi makna visual dalam iklan Marjan edisi Ramadan 1444H: Analisis semiotika Roland Barthes. SENIMAN: Jurnal Publikasi Desain Komunikasi Visual, 1(2), 379–396. https://doi.org/10.59581/seniman-widyakarya.v1i2.1921
Manullang, E. B., & Angelica, Y. (2022). Semiotic interpretation of “Imperfect: Karir, Cinta dan Timbangan” film by using Roland Barthes theory. Journal of Language, Literature and Teaching, 4(2), 124–144.
Mujahid, S. (2024). Analisis Teknik Pengambilan Gambar dalam Film The Neighbors’Window: Menggali Emosi Melalui Sinematografi. CALACCITRA: Jurnal Film Dan Televisi, 4(2), 66–69.
Muzakki, H., & Adiprabowo, V. D. (2025). Analisis isi teknik pergerakan kamera dalam film Penyalin Cahaya. Jurnal SASAK: Desain Visual Dan Komunikasi, 7(1), 35–44.
Nugraeni, E. K., & Sadewa, G. P. (2024). Cinematography analysis of the romantic scene of the Korean drama serial Extraordinary Attorney Woo. Acintya, 16(2), 205–221.
Pambudiasih, N. (2023). Analisis Semiotika Roland Barthes Dalam Film “Dunia Tanpa Suara.” Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 1(4), 37–41.
Primett, W., Mukhina, K., Yilmaz, M. B., Rietdijk, W., & Tikka, P. (2025). Kinaesthetic empathy through the lens of the cinematographer: physiological and phenomenological alignments in the act of creation. Frontiers in Neuroscience, 19, 1613485.
Putri, S. Y. L., & Putri, N. Q. H. (2026). Representation of men in the film “Sore: Istri dari Masa Depan”: A Roland Barthes semiotic analysis. Journal of General Education and Humanities, 5(1), 567–582.
Rachman, R. F. (2020). Representasi dalam film. JURNAL PARADIGMA MADANI: Ilmu Sosial, Politik Dan Agama, 7(2), 10–18.
Rahmawati, C. D., Busri, H., & Badrih, M. (2024). Makna denotasi dan konotasi meme dalam media sosial twitter: Kajian semiotika Roland Barthes. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 10(2), 1244–1256.
Sintowoko, D. A. W. (2022). Mood cues dalam film Kartini: Hubungan antara pergerakan kamera dan emosi. Rekam, 18(1), 1–16.
Wu, H. (2024). Metaphors of the lens: symbolism and visual expression in cinematography. Region-Educational Research and Reviews, 6(9), 126–130.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Dhani Nugroho, Halomoan Harahap

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







