Pencegahan Perundungan Melalui Relasi Kuasa yang Adil Perspektif Al-Qur'an

Authors

  • Siti Hanifah Program Studi Magister Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v7i2.1119

Keywords:

Perundungan, Relasi Kuasa, Keadilan, Al-Qur'an, Tafsir Tematik

Abstract

Fenomena perundungan merupakan bentuk kekerasan sosial yang terjadi akibat ketimpangan relasi kuasa dalam berbagai lingkungan, termasuk pendidikan, keluarga, dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pencegahan perundungan melalui relasi kuasa yang adil dalam perspektif Al-Qur'an. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dan pendekatan tafsir tematik (maudhu'i), penelitian ini menggali ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan prinsip keadilan sosial, etika interaksi, dan perlindungan terhadap kelompok rentan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur'an secara tegas melarang segala bentuk penghinaan, olok-olok, dan tindakan zalim, serta mendorong terciptanya relasi kuasa yang adil melalui prinsip kesetaraan, musyawarah, dan tanggung jawab kekuasaan. Ayat-ayat seperti QS. al-Hujurat/49: 11-12 menjadi landasan penting dalam membangun etika sosial yang dapat mencegah praktik perundungan. Penelitian ini juga menekankan pentingnya kontekstualisasi nilai-nilai Al-Qur'an dalam strategi struktural dan kultural yang relevan dengan tantangan masyarakat modern.

References

Ahyar, U. S. (2024). Relasi kuasa dalam fenomena bullying di sekolah. SENAMA: Jurnal Unsera, 1(1), 1-6.

al-Bukhari, M. b. I. (1422 H). Shahih Bukhari. Dar ath-Thauq an-Najah.

al-Farmawi, A. H. (2002). Metode tafsir maudhu'i dan cara penerapannya (R. Anwar, Trans.). Pustaka Setia.

al-Kumi, A. S., & Qasim, M. A. Y. (1982). At-tafsir al-maudhu'i li Al-Qur'an al-Karim. Thab'ah Khasah.

al-Mubarakfuri, S. (1997). Sirah nabawiyah (K. Suhardi, Trans.). Pustaka al-Kautsar.

al-Thabari, A. J. M. b. J. (2001). Tafsir ath-Thabari. Dar Hijr.

Amrullah, H. A. A. (1982). Tafsir al-Azhar (Jilid 9). Pustaka Nasional PTE LTD.

Bourdieu, P. (1991). Language and symbolic power. Polity Press.

Chakrawati, F. (2015). Bullying siapa takut? Tiga Serangkai.

Foucault, M. (1980). Power/knowledge: Selected interviews and other writings 1972-1977. Pantheon Books.

Ibnu Katsir, I. A. (1998). Tafsir Al-Qur'an al-'Adzim. Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Peraturan Nomor 46 Tahun 2023 tentang pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan. Kemendikbudristek.

Maulana, F., & Rahman, Y. (2023). Tafsir tematik sosial: Tawaran pembacaan hermeneutis M. Dawam Rahardjo dalam menafsirkan Al-Qur'an. Jurnal Suhuf, 16(1), 20-40.

Mauzila, L. I. D. (2022). Al-Qur'an memandang isu anti bullying. Al Munir: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, 4(1), 31-54.

Murdiono, C., et al. (2025). Bersama remaja cegah bullying: Program kolaboratif pencegahan perundungan di dunia pendidikan dan sosial. JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(3), 185-200.

Muthahhari, M. (2009). Keadilan Ilahi: Asas pandangan dunia Islam (A. Efendi, Trans.). Mizan.

Nabil, F. (2024). Perundungan dalam interpretasi Surah Al-Hujurat ayat 11 (Skripsi). UIN Maulana Malik Ibrahim.

Nurjanna, S. (2021). Perundungan dalam tafsir al-Maraghi (Skripsi). IAIN Palopo.

al-Qurthubi, M. b. A. (1963). Al-Jami' li Ahkam Al-Qur'an. Dar al-Kutub al-Mishriyah.

Rofiah, N. (2009). Memecah kebisuan: Agama mendengar suara perempuan korban kekerasan demi keadilan (respon NU). Komnas Perempuan.

Sakban, A., & Sahrul. (2019). Pencegahan cyber bullying di Indonesia. Deepublish.

Saraswati, R., & Hadiyono, V. (2020). Pencegahan perundungan/bullying di institusi pendidikan: Pendekatan norma hukum dan perubahan perilaku. Jurnal Hukum Politik dan Kekuasaan, 1(1), 1-15.

Shihab, M. Q. (2002). Tafsir al-Mishbah. Lentera Hati.

Siregar, R. R., & Jamil, M. (2024). Konsep multikulturalisme dalam Surah al-Hujurat ayat 13 perspektif tafsir Ibnu Katsir. Jurnal Semiotika: Kajian Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, 4(1), 390-410.

Sugiarto, J. (2025). Sekolah tanpa perundungan: Integrasi perspektif akademik dan praktik. PT. Revormasi Jangkar Philoshophia.

Sutarman. (2018). Bullying di dunia pendidikan: Studi tentang kekuasaan dalam relasi sosial anak. Alfabeta.

UNICEF. (2020). Perundungan di Indonesia: Fakta-fakta kunci, solusi, dan rekomendasi. UNICEF.

Weber, M. (1978). Economy and society: An outline of interpretive sociology. University of California Press.

Wiyani, N. A. (2014). Save our children from school bullying. ar-Ruzz Media.

Yamani, M. T. (2015). Memahami Al-Qur'an dengan metode tafsir maudhu'i. Jurnal Pendidikan Agama Islam UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, 1(2), 269-290.

Yayasan Semai Jiwa Amini. (2008). Bullying: Mengatasi kekerasan di sekolah dan lingkungan sekitar anak. Grasindo.

Zakiyah, E. Z., et al. (2017). Faktor yang mempengaruhi remaja dalam melakukan bullying. Jurnal Penelitian dan PMM, 4(2), 324-330.

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Hanifah, S. (2026). Pencegahan Perundungan Melalui Relasi Kuasa yang Adil Perspektif Al-Qur’an. JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 7(2), 406–414. https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v7i2.1119

Citation Check

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.