Resepsi Khalayak terhadap Representasi Citra Aparat Kepolisian dalam Film Sayap-Sayap Patah 2: Olivia

Authors

  • Ria Eka Ningrum Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Esa Unggul, Indonesia
  • Nurmala Nurmala Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Esa Unggul, Jakarta, Indonesia, Indonesia
  • Salman Salman Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Esa Unggul, Jakarta, Indonesia, Indonesia
  • Syurya Muhammad Nur Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Esa Unggul, Jakarta, Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v7i4.1208

Keywords:

Analisis Resepsi, Citra Aparat Kepolisian, Film, Representasi, Stuart Hall

Abstract

Film sebagai media komunikasi massa tidak hanya menyajikan hiburan, tetapi juga mengonstruksikan gambaran sosial yang dapat memengaruhi cara khalayak memahami institusi publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis resepsi khalayak terhadap representasi citra aparat kepolisian dalam film Sayap-Sayap Patah 2: Olivia. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivisme, pendekatan kualitatif deskriptif, dan analisis resepsi berdasarkan model encoding-decoding Stuart Hall. Data diperoleh melalui observasi film, dokumentasi, serta wawancara semi-terstruktur terhadap tujuh informan yang dipilih secara purposif dan memiliki latar belakang media, film, komunikasi, aktivisme, serta masyarakat umum. Data dianalisis melalui pengumpulan, reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan, dan klasifikasi pemaknaan ke dalam posisi dominan, negosiasi, dan oposisi. Hasil menunjukkan bahwa posisi khalayak berubah menurut jenis klaim yang dibangun film. Representasi yang bersifat afektif dan universal, seperti peran ayah dan kepedulian terhadap keselamatan warga, cenderung diterima secara dominan. Sebaliknya, representasi kompetensi institusional pada proses investigasi dan interogasi lebih banyak dinegosiasikan atau ditolak karena dianggap terlalu cepat dan ideal. Adegan yang memadukan keputusan humanis dengan tindakan kekerasan juga memunculkan oposisi kuat. Penelitian menyimpulkan bahwa resepsi dipengaruhi bukan hanya oleh latar sosial dan pengalaman, tetapi juga oleh kemampuan penonton menguji plausibilitas klaim film terhadap realitas yang mereka kenal.

References

Aryanto, S., Krisnawati, E., & Herwandito, S. (2023). Representasi Perempuan Tangguh dalam Film The Princess (Analisis Semiotika John Fiske). JPDSH Jurnal Pendidikan Dasar Dan Sosial Humaniora, 2(9), 1158–1172.

Budiman, N., & Zamzamy, A. (2024). Analisis Wacana Kritis Terorisme dalam Film Sayap-Sayap Patah. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(8), 8253–8263.

Burhanuddin, L., & Hukma, A. (2024). Analisis Semiotik: Pesan dan Makna Kerusuhan Mako Brimob 2018 Dalam Film “Sayap-Sayap Patah.” Journal Proxemics, 1(1), 10–19.

Kurniawan, H. F. (2025). Eksistensi Kepolisian RI Di Tengah Disrupsi Politik dan Citra Institusi. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 10(6), 5988–5994. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v10i6.59925

Mutmainah, A., & Warsana, D. (2021). Analisis nilai budaya pada film Barakati. Cinematology: Journal Anthology of Film and Television Studies, 1(2), 1–10.

Nasution, I. F., Azzahrah, S., Resmawati, E., Islamyazizah, A., & Supriyadi, T. (2024). Peran Keterbukaan Komunikasi dalam Membangun Budaya Organisasi Untuk Meningkatkan Citra Diri Kepolisian. Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 2(3), 303–315.

Nugrahaningsih, S. D., Widjanarko, W., & Sutikna, N. (2021). Representasi Citra Perwira TNI dalam Film Doea Tanda Cinta. Journalism, Public Relation and Media Communication Studies Journal (JPRMEDCOM), 3(1), 1–15.

Ohei, N. P., Patrianti, T., Hermawan, H. R., & Permata, J. P. (2026). Konstruksi Citra Polri Ramah Anak: Analisis Framing Pemberitaan Media Online. Social Sciences Journal, 1(3), 233–243.

Patma, O. F., & Prihatin, S. D. (2025). Analisis Resepsi Stuart Hall Tentang Poster Silang Pinjam Antar Perpustakaan Sepatu Jolifa. ABDI PUSTAKA: Jurnal Perpustakaan Dan Kearsipan, 5(1), 52–65.

Rahmawati, I. (2024). Analisis Film Sayap-Sayap Patah 2: Olivia. JURNAL Dasarrupa: Desain Dan Seni Rupa, 6(2), 8–11.

Ramadhan, K. T. M. I., & Sukismawati, H. (2025). Analisis Resepsi Khalayak terhadap Konten Instagram @aslisuroboyo Mengenai Informasi Pencurian Motor di Surabaya. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 12(4), 1685–1695.

Solichin, M. M. (2021). Paradigma konstruktivisme dalam belajar dan pembelajaran. IAIN Madura.

Susanto, D., & Jailani, M. S. (2023). Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ilmiah. QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 1(1), 53–61.

Waruwu, M. (2024). Pendekatan penelitian kualitatif: Konsep, prosedur, kelebihan dan peran di bidang pendidikan. Afeksi: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 5(2), 198–211.

Wati, M. L. K., Rohman, F., & Yuniawan, T. (2023). Analisis semiotika Roland Barthes dan nilai moral dalam film pendek Tilik 2018 karya Wahyu Agung Prasetya. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 9(2), 1306–1315.

Downloads

Published

2026-09-21

How to Cite

Ningrum, R. E., Nurmala, N., Salman, S., & Nur, S. M. (2026). Resepsi Khalayak terhadap Representasi Citra Aparat Kepolisian dalam Film Sayap-Sayap Patah 2: Olivia. JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 7(4), 961–968. https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v7i4.1208

Citation Check

Similar Articles

<< < 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.