Strategi Penurunan Stunting Terhadap Balita di Kabupaten Garut
Pendekatan Gap Analysis, SWOT dan Litmus Test
DOI:
https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v6i6.969Keywords:
stunting, balita, analysis kesenjangan, analisis SWOT, tes LitmusAbstract
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pola pemberian makan tinggi protein hewani terhadap balita dalam penurunan stunting, mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam penurunan stunting dan menyusun strategi perbaikan pola pemberian makanan tinggi protein hewani balita dalam penurunan stunting di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah gap analysis, analisis SWOT, dan tes Litmus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Garut pada tahun 2023 menjadi salah satu Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat dengan tingkat prevalensi stunting cukup tinggi dan berada di atas tingkat prevalensi stunting Provinsi Jawa Barat dan Nasional. Kabupaten Garut memiliki banyak peluang yang dapat dimanfaatkan dalam pencegahan stunting, adanya alokasi anggaran untuk program kelas Ibu balita, dan potensi pengembangan peternakan sehubungan dengan kepemilikan lahan yang luas dan beraneka ragam tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Meskipun demikian, Kabupaten Garut masih memiliki kelemahan, seperti belum maksimalnya pengolahan makanan protein hewani untuk balita, balita cenderung memiliki pola makan yang tidak bervariasi, dan skor PPH konsumsi pangan hewani belum memenuhi skor ideal. Beberapa strategi yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut. Pertama, meningkatkan keterampilan ibu dalam mengolah makanan protein hewani dengan membuat kelas memasak bersama petugas puskesmas dan kader posyandu. Kedua, pelaksanaan sharing session dalam meningkatkan nafsu makan balita dengan memanfaatkan program kelas ibu balita. Terakhir, pengembangan peternak lokal dalam rangka meningkatkan jumlah produksi daging ternak untuk menambah supply protein hewani
References
Bryson, Jhon M. 2007. Perencanaan Strategis Bagi Organisasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Budiarti, K. D., Suliyawati, E., Nuria. 2022. Hubungan Pola Pemberian Makan dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Kelurahan Sukamentri Kabupaten Garut. Jurnal Media Cendikia, 09(02), 105-116.
Chakrabarti, K. S., Olsson, S., Pratihar, S., Giller, K., Overkamp, K., Lee, K. O., Gapsys, V., Ryu, K. S., de Groot, B. L., Noé, F., Becker, S., Lee, D., Weikl, T. R., & Griesinger, C. (2022). A litmus test for classifying recognition mechanisms of transiently binding proteins. Nature Communications, 13(1). https://doi.org/10.1038/s41467-022-31374-5
Delima, Firman, Ahmad, R. 2023. Analisis Faktor Sosial Budaya Mempengaruhi Kejadian Stunting: Studi Literatur Review. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 8(1), 79-85.
Direktorat Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan BPS dan Direktorat Perencanaan Kependudukan dan Perlindungan Sosial Kementerian PPN/ Bappenas. 2018. Proyeksi Penduduk Indonesia 2015-2045 Hasil SUPAS 2015 (Edisi Revisi). Jakarta: BPS RI.
Harum, I. 2023. Analisis Faktor Kejadian Stunting pada Balita 24-60 Bulan di Desa Situsaeur Kabupaten Garut. GHIZAI: Jurnal Gizi dan Keluarga, 3(1), 1-10.
Komalasari, Supriati, E., Sanjaya, R., Ifayanti, H. 2020. Faktor-faktor Penyebab Kejadian Stunting pada Balita. Majalah Kesehatan Indonesia, 1(2), 51-56.
Masithah, T., Soekirman, Martianto, D. 2005. Hubungan Pola Asuh Makan dan Kesehatan dengan Status Gizi Anak Batita di Desa Mulya Harja. Media Gizi dan Keluarga, 29(2), 29-39.
Muljarijadi, Bagdja. 2024. Sistem Perencanaan Pembangunan (Teknik Perumusan Perencanaan Pembangunan dan Metodologi Perencanaan Pembangunan Nasional, Regional dan Lokal). Pelatihan Jenjang Fungsional Perencana Pertama 2024. Bandung: Universitas Padjadjaran
Mulyaningsih, Fitri. 2008. Hubungan Antara Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Balita dan Pola Makan Balita Terhadap Status Gizi Balita di Kelurahan Srihardono Kecamatan Pundong. Skripsi, Fakultas Teknik. Yogyakarta:Universitas Negeri Yogyakarta.
Nita, F. A., Ernawati E., Sari F., Kristiarini, J. J., Purnamasari, I. 2023. Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kejadian Stunting pada Balita Usia 1-3 Tahun. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(2), 399-405.
Nurul Azmi Fauziyah, Udin Rosidin, Dadang Purnama, Wiwi Mardiah, Raini Diah Susanti, Laili Rahayuwati. 2022. Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadao Kejadian Stunting Pada Balita. [MANUJU: MALAHAYATI NURSING JOURNAL, ISSN CETAK: 2655-2728 ISSN ONLINE: 2655-4712, VOLUME 5 NOMOR 5 MEI 2023] HAL 1412-1427.
Pemerintah Kabupaten Garut. 2024. Profil Daerah Kabupaten Garut 2024. Kabupaten Garut: Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten Garut.
Presiden Republik Indonesia. 2020. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Rencana Pembangunan Nasional Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024. Jakarta: Sekretariat Negara.
Presiden Republik Indonesia. 2021. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting. Jakarta: Sekretariat Negara.
Sari, A., Irham, M.I., Aulia, A., dan Sakinah, N. N. 2023. Membolo Budak: Pengaruh Pola Asuh Terhadap Pencegahan Stunting di Desa Perkebunan Tanah Datar Batu Bara. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat STIKES Cendekia Utama Kudus, 12(2), 104-114.
Soffan Marsus. 2022. Evaluasi Pengukuran Kinerja Pemerintah Daerah: Studi Kasus pada Dinas Kesehatan Kabupaten Garut (Evaluation of Local Government Performance Measurement: Case Study in Garut District Health Service). Banten : Jurnal Studi Pemerintahan dan Akuntabilitas (Jastaka) ISSN 2776-7574, Vol 2, No 1, 2022, 65-79.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Bayu Kharisma, Adhitya Wardhana, Patrisia Batti, A. Muhammad Arya Yudistira, Rizka Rachmawati, Asrul Sugih Ramdhani, Qisthio Wibiseno, Fitri Dwi Ulandari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






