Peran Budaya Daerah Terhadap Perilaku Taruna di Sekolah Kedinasan X

Authors

  • Muhammad Jidan Hasan Program Studi Manajemen Pemasyarakatan, Jurusan Ilmu Pemasyarakatan, Politeknik Pengayoman Indonesia, Indonesia
  • Achmad Robbi Fathoni Program Studi Manajemen Pemasyarakatan, Jurusan Ilmu Pemasyarakatan, Politeknik Pengayoman Indonesia, Indonesia
  • Ni Made Rista Putri Program Studi Manajemen Pemasyarakatan, Jurusan Ilmu Pemasyarakatan, Politeknik Pengayoman Indonesia, Indonesia
  • Muhammad Iqbal Ardhi Yudanto Program Studi Manajemen Pemasyarakatan, Jurusan Ilmu Pemasyarakatan, Politeknik Pengayoman Indonesia, Indonesia
  • I Made Penta Okta Prasta Dwi Anugerah Program Studi Manajemen Pemasyarakatan, Jurusan Ilmu Pemasyarakatan, Politeknik Pengayoman Indonesia, Indonesia
  • Sefnat Tokri Rumboirusi Program Studi Manajemen Pemasyarakatan, Jurusan Ilmu Pemasyarakatan, Politeknik Pengayoman Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v6i6.918

Keywords:

Budaya daerah, perilaku taruna, sekolah kedinasan, pendidikan karakter, pendekatan kualitatif

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya nilai-nilai budaya daerah dalam membentuk perilaku dan karakter taruna di tengah sistem pendidikan kedinasan yang menekankan disiplin dan hierarki. Keberagaman latar belakang budaya taruna berpotensi memengaruhi cara mereka beradaptasi dan berperilaku dalam lingkungan kedinasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran budaya daerah terhadap pembentukan perilaku taruna di Sekolah Kedinasan X. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap 20 orang taruna yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Analisis data dilakukan secara induktif untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang berkaitan dengan nilai budaya dan perilaku taruna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya daerah berperan signifikan dalam membentuk perilaku taruna, khususnya dalam aspek sikap hormat dan sopan santun (90%), disiplin dan tanggung jawab (80%), gotong royong dan kebersamaan (70%), serta kemampuan adaptasi terhadap perbedaan budaya (60%). Sementara itu, nilai kepemimpinan (50%) masih memerlukan pembinaan lebih lanjut melalui proses pendidikan kedinasan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya daerah merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter taruna yang berintegritas, disiplin, dan mampu bekerja sama dalam lingkungan kedinasan yang multikultural.

References

Akhmad, N. (2020). Ensiklopedia keragaman budaya. Alprin.

Bourdieu, P. (1990). The Logic of Practice. Stanford University Press.

Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development: Experiments by Nature and Design. Harvard University Press.

Fitriana, D. (2021). Integrasi nilai budaya daerah dalam pembentukan karakter taruna di sekolah kedinasan. Jurnal Pendidikan Dan Pelatihan, 7(2), 80–91.

Handayani, N., Pratama, R., & Sari, D. (2024). Pelestarian budaya daerah di era globalisasi melalui pendidikan karakter generasi muda. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 12(2), 145–156.

Haryanto, B. (2025). Nilai budaya daerah dan pembentukan perilaku taruna di sekolah kedinasan. Jurnal Pendidikan Karakter Dan Budaya, 9(1), 25–37.

Hasan, F., Rahman, A., & Dewi, M. (2023). Pengaruh globalisasi terhadap perilaku generasi muda di Indonesia: Perspektif pendidikan karakter. Jurnal Sosial Humaniora, 18(1), 55–67.

Kohlberg, L. (1981). The Philosophy of Moral Development: Moral Stages and the Idea of Justice. Harper & Row.

Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Bantam Books.

Rahmanda, S., Putri, L., & Nugraha, Y. (2025). Peran budaya daerah dalam memperkuat identitas nasional di era modernisasi. Jurnal Kebudayaan Nusantara, 15(1), 10–22.

Sukarwoto, S., Wimatra, A., Akbar, M. C., & Amalillah, C. T. (2023). Meningkatkan Disiplin dan Karakter Taruna melalui Pembinaan Pendidikan Ketarunaan yang Humanis di Sekolah Kedinasan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan. SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan, 2(12), 3887–3896.

Tilaar, H. A. R. (2012). Perubahan Sosial dan Pendidikan: Pengantar Pedagogik Transformatif untuk Indonesia. Rineka Cipta.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Harvard University Press

Downloads

Published

2026-01-12

How to Cite

Hasan, M. J., Fathoni, A. R., Putri, N. M. R., Yudanto, M. I. A., Anugerah, I. M. P. O. P. D., & Rumboirusi, S. T. (2026). Peran Budaya Daerah Terhadap Perilaku Taruna di Sekolah Kedinasan X. JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 6(6), 1449–1456. https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v6i6.918

Citation Check

Similar Articles

<< < 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.